Perahu kayu tradisional menyusuri fjord Musandam di Oman dengan tebing batu dan air biru.

Oman dalam 10 Pengalaman: Daftar Wisata yang Bikin Nagih

Banyak orang datang ke Oman hanya untuk melihat gurun dan benteng, padahal negeri ini menyimpan pengalaman lain yang sama menariknya. Dari berenang di wadi sampai menawar di pasar lada, semuanya bisa kamu coba tanpa itinerary yang rumit. Sepuluh pengalaman wisata Oman yang bikin nagih berikut ini cocok untuk kamu yang baru pertama kali datang.

1. Menginap di Kamp Gurun dan Melihat Bintang

Kamp gurun di Wahiba Sands atau Rub al Khali menawarkan pengalaman tidur di bawah langit terbuka. Kamu bisa memilih tenda sederhana atau kemah mewah dengan kamar mandi dalam. Malam hari, langitnya gelap dan bintang terlihat jelas. Bawa jaket karena suhu turun cukup tajam setelah matahari terbenam.

2. Berenang di Wadi yang Airnya Hijau Bening

Wadi Shab dan Wadi Bani Khalid adalah dua wadi paling populer. Airnya jernih, kadang berwarna hijau kebiruan, dan dikelilingi tebing batu. Untuk mencapai kolam utama, kamu perlu berjalan kaki sekitar 40 menit dari titik parkir. Bawa sepatu air karena dasar sungai berbatu.

3. Menjelajahi Kota Tua Nizwa dan Pasar Lada

Pasar tradisional Nizwa ramai setiap Jumat pagi. Di sini kamu bisa melihat ternak dijual, rempah-rempah ditumpuk di karung, dan tembikar buatan lokal. Coba tawar harga dengan senyum, karena penjual biasanya justru menikmati interaksinya. Setelah itu, naik ke benteng Nizwa untuk melihat kota dari atas.

4. Menyusuri Fjord di Musandam dengan Perahu

Musandam sering dijuluki Norwegia-nya Timur Tengah. Perahu kayu tradisional membawa kamu menyusuri tebing batu yang menjulang dan air laut biru tua. Lumba-lumba kadang muncul di dekat perahu. Paket setengah hari biasanya sudah termasuk snorkeling dan makan siang sederhana.

5. Mencoba Makanan Lokal di Warung Tepi Jalan

Shuwa, daging domba yang dimasak perlahan dalam lubang tanah selama berhari-hari, adalah hidangan khas saat Idul Adha. Di luar itu, coba juga halwa Oman yang manis dan lengket, serta biryani yang aromanya kuat. Warung kecil di Muscat atau Nizwa sering menyajikan porsi besar dengan harga bersahabat. Simak Panduan Kuliner Oman untuk Pemula: Apa yang Dimakan untuk daftar lengkapnya.

6. Snorkeling atau Diving di Pulau Daymaniyat

Pulau ini adalah kawasan konservasi laut yang jadi rumah bagi penyu dan ikan warna-warni. Kamu bisa ikut tur perahu dari Muscat. Visibilitas airnya bagus, apalagi saat musim panas. Pastikan operator tur mematuhi aturan konservasi, seperti tidak menyentuh karang.

7. Menikmati Matahari Terbenam di Benteng Bahla

Benteng Bahla adalah situs warisan dunia UNESCO yang terbuat dari bata lumpur. Saat sore, dinding benteng berubah warna jadi oranye keemasan. Kamu bisa berjalan di sekitar benteng tanpa guide, tapi membaca informasi di pintu masuk akan membantu memahami sejarahnya.

8. Belajar Membuat Tembikar di Bahla

Bahla terkenal dengan tembikar buatan tangan. Beberapa bengkel keluarga masih menggunakan tungku tradisional. Kamu bisa mencoba memutar roda dan membentuk mangkuk kecil. Hasilnya tidak selalu rapi, tapi pengalaman ini memberi cerita liburan yang berbeda.

9. Menyusuri Pasar Malam di Muscat

Pasar Malam di Ruwi atau Seeb menjual berbagai barang, dari dupa sampai kain. Suasananya santai dan tidak sepanas pasar siang. Coba teh karak di warung kecil sambil melihat orang lalu-lalang. Ini cara murah untuk merasakan kehidupan malam lokal.

10. Mengikuti Tur Desa di Jebel Akhdar

Jebel Akhdar berada di ketinggian sekitar 2.000 meter, jadi udaranya sejuk. Di sini kamu bisa melihat perkebunan mawar, delima, dan apricot yang ditata berundak. Tur desa biasanya dipandu warga lokal yang bercerita tentang sistem irigasi kuno (falaj). Bawa jaket tipis karena angin gunung bisa dingin.

Ringkasan

Sepuluh pengalaman di atas bisa kamu campur sesuai waktu dan minat. Untuk yang suka petualangan, gabungkan wadi dan gurun. Kalau lebih suka budaya, fokus ke Nizwa, Bahla, dan Jebel Akhdar. Oman punya banyak cara membuatmu ingin kembali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah aman berenang di wadi?

Umumnya aman, tapi perhatikan arus dan kedalaman. Saat musim hujan, wadi bisa banjir tiba-tiba. Selalu ikuti petunjuk pemandu atau warga setempat.

Kapan waktu terbaik mengunjungi Oman?

Bulan Oktober sampai Maret adalah musim sejuk dengan suhu nyaman untuk aktivitas luar ruangan. Musim panas sangat panas, terutama di pedalaman.

Apakah perlu menyewa mobil untuk pengalaman ini?

Untuk fleksibilitas, sewa mobil memang membantu, terutama jika ingin mengunjungi wadi dan benteng di luar kota. Namun, banyak tur juga tersedia dari Muscat.

Related Post