Belanja di Oman: 7 Pasar Tradisional yang Layak Dikunjungi
Souq atau pasar tradisional adalah tempat paling jujur untuk melihat keseharian orang Oman. Di sana kamu bisa menemukan rempah bertumpuk, perak buatan tangan, dan pedagang yang sudah berjualan puluhan tahun. Tujuh pasar berikut layak masuk daftar kunjunganmu.
1. Souq Muttrah, gerbang belanja di Muscat
Terletak di tepi pelabuhan Muttrah, souq ini paling mudah dijangkau dari pusat kota. Lorongnya sempit dan beratap, jadi nyaman ditelusuri walau matahari sedang terik. Aroma dupa dan kayu cendana langsung menyambut di pintu masuk.
Yang paling dicari di sini adalah dupa (bakhoor), tembikar, dan kain. Untuk oleh-oleh ringan, cari bungkus dupa kecil atau kotak kayu ukiran. Tawar-menawar sudah menjadi kebiasaan, jadi jangan ragu menawar dengan sopan. Sebaiknya datang sore hari saat udara lebih sejuk dan pedagang mulai ramai.
2. Souq Nizwa, pusat kerajinan perak
Nizwa berada sekitar dua jam perjalanan dari Muscat dan punya souq yang lebih tua serta lebih tenang dibanding Muttrah. Pasar ini terkenal dengan perak buatan pengrajin lokal, mulai dari gelang, kalung, sampai khanjar (belati tradisional) sebagai pajangan.
Souq Nizwa paling hidup pada Jumat pagi saat berbarengan dengan pasar hewan dan lelang ternak. Kalau kamu menyusun perjalanan dari ibu kota, tempat ini cocok masuk dalam rute wisata Oman 7 hari untuk pemula karena bisa digabung dengan kunjungan ke benteng Nizwa.
3. Souq Sinaw, pengalaman pasar yang lebih lokal
Sinaw terletak di jalur menuju gurun Wahiba. Pasar ini bukan tujuan wisata utama, dan justru itu daya tariknya. Kamu akan lebih banyak bertemu warga lokal yang membeli kebutuhan harian daripada turis dengan kamera.
Kamis pagi adalah waktu terbaik karena pasar hewan dan sayur sedang ramai. Barang yang dijual sederhana: buah kering, madu, dan peralatan rumah tangga. Bawa uang tunai dalam pecahan kecil karena tidak semua lapak menerima kartu.
4. Souq Al Husn, pasar kecil di kaki benteng
Al Husn berada di kota kecil antara Muscat dan Nizwa. Pasar ini hanya memiliki beberapa lorong, tetapi suasananya tenang dan pedagangnya ramah. Banyak yang menjual madu Oman dan buah-buahan kering hasil kebun sekitar.
Karena ukurannya kecil, souq ini cocok disinggahi sebagai jeda perjalanan. Setengah jam cukup untuk melihat-lihat, membeli camilan, lalu lanjut ke tujuan berikutnya.
5. Souq Salalah, rempah dan dupa dari selatan
Salalah di wilayah Dhofar punya souq yang berbeda rasa dari pasar di utara. Di sini dupa frankincense dijual dalam bentuk bongkahan dan menjadi komoditas utama. Aroma getahnya tajam, sedikit seperti campuran kayu dan jeruk.
Selain frankincense, kamu bisa menemukan kain dan peralatan rumah tangga khas Dhofar. Salalah paling ramai saat musim khareef, ketika hujan musiman membawa kabut dan suhu turun. Di luar musim itu, pasar tetap buka tetapi lebih lengang.
6. Souq Al Qabal, sayur dan buah segar
Pasar ini berada di wilayah timur dekat Al Rustaq dan lebih berfungsi sebagai pasar hasil bumi. Deretan sayur, buah, dan hasil ternak ditata rapi di bawah bangunan beratap. Cocok untukmu yang ingin melihat bagaimana warga setempat berbelanja kebutuhan dapur.
Karena bukan pasar wisata, suvenir tidak banyak tersedia. Datang pagi, bawa kantong belanja sendiri, dan siapkan uang tunai. Kalau ingin melihat pasar dengan suasana serupa, pengalaman wisata Oman yang bikin nagih memuat beberapa alternatif lain di luar kota besar.
7. Pasar malam di Barka dan Seeb
Di pesisir utara, pasar malam yang tumbuh di sekitar Barka dan Seeb biasanya berlangsung setelah magrib. Dagangannya campur: makanan jalanan, pakaian, mainan, sampai jasa perbaikan barang. Suasananya santai dan banyak keluarga yang datang sekadar jalan-jalan.
Di sini kamu bisa makan murah sekaligus melihat sisi lain Oman yang jarang muncul di brosur wisata. Coba roti atau camilan yang dijual di gerobak, lalu duduk di bangku kayu sambil melihat keramaian.
Hal praktis sebelum masuk souq
- Waktu terbaik: pagi untuk pasar hasil bumi, sore sampai malam untuk souq wisata. Beberapa toko tutup saat salat Jumat, jadi hindari jam itu.
- Pakaian: pakai pakaian tertutup dan sopan, terutama di pasar yang bukan khusus turis.
- Uang tunai: banyak lapak kecil tidak menerima kartu. Simpan pecahan kecil untuk memudahkan transaksi.
- Tawar-menawar: lakukan dengan tenang dan senyum. Kalau harga tidak cocok, tidak masalah untuk berjalan pergi.
- Foto: minta izin dulu sebelum memotret pedagang atau orang yang sedang bekerja.
Kalau perjalananmu melibatkan penerbangan lanjutan ke negara lain, hitung dulu waktu transit agar tidak terburu-buru. Ada panduan tentang cara menghitung waktu transit yang aman yang bisa kamu pakai sebagai acuan sebelum memesan tiket.
Belanja di souq Oman berarti melihat bagaimana perdagangan masih berjalan dengan ritme lama. Pilih dua atau tiga pasar yang sesuai rute, sisihkan waktu setidaknya satu jam di tiap tempat, dan biarkan percakapan dengan pedagang mengisi kunjunganmu.
Kalau kamu juga suka wisata sejarah, cara membaca situs pemakaman bersejarah bisa jadi bekal menarik. Lihat panduan cara wisata sejarah ke makam tokoh terkenal di Paris untuk membandingkan pendekatan antara pasar tua dan situs peringatan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah harga di souq Oman bisa ditawar?
Bisa, terutama untuk kerajinan, kain, dan suvenir. Tawar dengan sopan dan jangan memaksa. Untuk barang kebutuhan harian di pasar sayur, harga biasanya sudah pas.
Pasar mana yang paling cocok untuk membeli oleh-oleh?
Souq Muttrah paling praktis karena dekat Muscat dan pilihan suvenirnya lengkap. Untuk perak dan khanjar, Souq Nizwa lebih tepat. Untuk dupa frankincense, Souq Salalah adalah tempatnya.
Apakah aman membawa uang tunai ke pasar?
Umumnya aman, tetapi tetap jaga dompet seperti di tempat ramai lain. Simpan uang di beberapa tempat terpisah dan hindari menunjukkan tumpukan uang saat membayar.
Related Post